Sinar Favorit Reborn — Pemuda Berkarya
110 kaos katun combed 24s untuk Sinar Favorit Reborn (SFR), organisasi pemuda Dukuh Bendo, Desa Sumberejo, Kecamatan Semin, Gunungkidul — disablon plastisol empat warna: merah, putih, abu-abu muda, abu-abu tua.
Saya dan tim yang menjahit 110 kaos ini, dan kalau ditanya mana yang lebih berat — order besar tapi seragam, atau order kecil tapi variatif — jawabannya jelas: yang ini justru lebih ringan dan lebih cepat selesainya. Semua model O-neck, semua warna sama, tidak ada belah samping atau potongan berbeda-beda. Bandingkan dengan order 30 kaos yang modelnya macam-macam dan beda warna. Ganti benang, ganti ukuran, ganti model potongan — tapi tidak ganti kang sablon yang lebih ganteng, itu yang belum pernah kejadian.
Tapi kata Bang Ari, bagian sablonnya yang justru berat — empat warna, artinya empat kali naik meja sablon untuk desain sama, gunungan berornamen ukiran, logo lingkaran dua tangan bergandengan, sayap besar, dan tulisan "Pemuda Berkarya" yang harus presisi di posisinya. Kerjaan saya selesai lebih dulu, kerjaan itu yang biasanya masih lanjut sampai malam.
Gunungkidul cukup jauh dari Jeto, Klaten. Tapi jarak itu bukan hal baru — belasan kaos Blumbang id sudah lebih dulu menyimpan jejaknya di
Yogyakarta, dan 110 kaos SFR ini menyusul jejak yang sama lewat
sistem Living Garment. Order dari Gunung Kidul sendiri bukan pengecualian buat
sablon Jogja, yang selama ini rutin dikerjakan dari Klaten.
"Salam interaksi."
— Bu Mur, The Steady Hands, Blumbang id